7 Sumber Trafik Gratis untuk Toko Online



Agar produk kita laris, kita membutuhkan trafik atau lalu lintas, semakin besar trafik, maka semakin besar potensi penjualan. Dan kali ini kita akan membahas sumber trafik gratis yang bisa kita olah agar toko online kita semakin laris.

Baik jualan online maupun offline, kita membutuhkan trafik/traffic atau lalu lintas agar produk kita laku dan laris.
Toko offline umumnya berada di dekat jalan raya, dekat persimpangan jalan, atau tempat lainnya yang ramai atau banyak orang lewat.
Inilah bedanya membuka toko dan menjadi penjual keliling. Jika penjual keliling seperti pedagang kaki lima terus beriklan sambil berjalan, maka jika kita membuka toko, maka kita cukup berdiri saja pada tempat ramai, selanjutnya pengunjung atau orang yang lewat lah yang mengenali toko kita.
Dari sini kita tahu untuk promosi toko online pun tidak seperti mempromosikan dagangan keliling, tapi lebih ke arah; bagaimana agar kita tetap berdiri pada tempat yang ramai, kemudian orang mengenal kita lalu membeli.

Solusinya, permudah orang menemukan toko kita dengan trafik atau lalu lintas, semakin banyak orang yang mengenali toko online kita, maka kemungkinan pembelian semakin banyak.

Apa saja sumber trafik yang populer saat ini:

Sumber Trafik Berbayar

Kalau anda punya budget yang cukup, ada baiknya memulai dengan sumber trafik berbayar. Ini bisa langsung terasa efeknya, namun membutuhkan ilmu dan biaya untuk menerapkannya.

Facebook Ads

Dengan beriklan menggunakan Facebook Ads, kita bisa mempromosikan toko online kita kepada orang yang punya minat yang sesuai dengan produk yang kita jual.
Misalnya jika kita menjual Pakaian Wanita Muslim, kita bisa memilih target hanya Wanita Saja, dengan kriteria yang lain misalnya; wanita umur 25-35 tahun yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Google Ads

Sebagian besar orang menggunakan Google untuk mencari sesuatu, juga untuk mencari produk. Dengan beriklan via Google Ads, kita bisa menduduki posisi teratas pencarian Google untuk kata kunci yang sesuai produk kita, jadi kemungkinan pengunjungnya tertarget. Google Ads juga bisa kita gunakan untuk memasang iklan di blog yang memasang iklan Google Adsense.

Tapi, tentu saja itu butuh biaya yang tidak sedikit, juga membutuhkan ilmu beriklan. Tanpa ilmu yang memadai, bisa jadi justru merugi, berapapun modalnya.


Untuk itu, sebelum mencoba traffik berbayar, tak ada salahnya kalau kita memanfaatkan sesuatu yang gratis sebelum mencoba yang berbayar.

Sumber Trafik Gratis untuk toko online

Berikut sumber lalu lintas pengunjung gratis, yang bisa kita gunakan untuk mencari calon pembeli tanpa harus mengeluarkan biaya beriklan.

Search Engine

Search Engine maksudnya adalah mesin pencari seperti Google, Bing atau DuckDuckGo. Jika toko offline, pastinya kita akan memilih tempat yang paling mudah diakses, dekat dengan keramaian.
Dengan memanfaatkan Search Engine, kita akan berusaha bagaimana caranya agar toko online kita berada pada halaman satu saat orang mencari produk kita.
Untuk itu butuh ilmu mengoptimalkan posisi website pada search engine yaitu: SEO atau Search Engine Optimization.

Untuk penerapannya, kami sudah menulis panduannya:
Strategi SEO untuk Toko Online WooCommerce

Artikel atau Blog

Kebanyakan orang mencari artikel via Google, dan kita bisa memanfaatkan artikel ini sebagai sumber trafik jangka panjang.
Jika pada poin sebelumnya kita berusaha memenangkan pencarian Google untuk produk kita, maka dengan artikel kita bisa menangkap potensi calon pembeli yang membutuhkan informasi seputar produk kita.
Kita bisa menangkap calon pembeli yang membutuhkan informasi produk dengan berbagai cara, seperti:

Menulis Blog di Web Sendiri

Seperti pada artikel ini, sebagai developer theme khusus toko online, kami tidak sekedar menampilkan produk utama kami yaitu Theme WordPress. Tapi juga menulis blog, tutorial, serta konten pendukung lainnya. Selain berpotensi mendapat pengunjung yang tertarik dengan toko online, juga bisa memberi edukasi atau pengetahuan.

Guest Blog

Kita bisa mengambil hati pembaca blog orang lain agar mengenal produk kita dengan cara ini. Guest Blog umumnya gratis, beberapa blogger mempersilahkan orang lain untuk menulis pada blognya. Ini adalah simbiosis mutualisme, pemilik toko online bisa mempromosikan blognya, sementara pemilik blog mendapat konten gratis.

Menulis di kolom publik

Ada beberapa website yang mengizinkan kita untuk menulis artikel, seperti: Kompasiana, Medium dll. Menariknya, situs seperti ini mendapat ranking yang sangat baik pada pencarian Google. Jadi potensi trafiknya lebih bagus daripada Guest Blog dan Blog sendiri.


Kiranya cukup pembahasan tentang artikel dan blogging, lanjut ke poin selanjutnya.

YouTube

Opsi pencarian kedua setelah Google adalah YouTube, meskipun memang bukan mesin pencari seperti Google atau Bing, nyatanya kebanyakan orang mencari tutorial, review produk dan konten lainnya via YouTube.
Kita bisa memanfaatkan trafik YouTube dengan cara membuat review produk, panduan, unboxing dan konten seputar produk yang kita jual lainnya via YouTube. Tentunya dengan menyertakan Link ke toko online kita.

Sosial Media

Kita bisa memanfaatkan media sosial seperti: Facebook, Instagram dan Twitter untuk memperkenalkan eksistensi toko online kita kepada warga media sosial.

Instagram

Konten utama media sosial ini adalah gambar, kita bisa membuat profil Instagram. Kemudian memasang foto produk dan konten lain seputar produk kita.

Facebook

Kita bisa membuat Fanpage, kemudian ajak orang agar menjadi penggemar. Selanjutnya bangun interaksi antara penggemar dan toko kita via Fanpage ini. Tak selalu harus jualan langsung, jika posting fanpage kita terlalu banyak jualan dan minim interaksi, justru pesan kita tidak sampai kepada para penggemar.

Untuk Instagram dan Facebook ada algoritma bernama Edgerank, jika konten kita membosankan, maka kecil kemungkinan posting kita dilihat oleh penggemar atau follower. Jadi ada kalanya kita membuat konten yang interaktif meski bukan konten jualan.

Media Sosial Lainnya

Selain FB dan IG, masih banyak yang kita bisa manfaatkan. Seperti Twitter, atau Instan Messenger seperti WhatsApp, Line dan Telegram juga bisa kita gunakan.

Komunitas

Tentunya akan lebih mudah untuk menjual Ular di komunitas Pecinta Reptil. Tapi akan menjadi sia-sia atau bahkan mendapat hujatan jika menjual ular di Komunitas penggemar K-Pop.

Kita bisa masuk ke sebuah komunitasi online, kemudian mempromosikan toko, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Contoh komunitas seperti:
– Group Facebook
– Group WhatsApp
– Forum Online (Kaskus/Ads-Id)
– Telegram Group

Saran kami bangunlah komunikasi, bangun juga reputasi. Jangan sekedar jualan atau bahkan spam iklan.

Marketplace

Seperti halnya pasar, marketplace adalah tempat untuk mempertemukan pembeli dan penjual. Orang yang datang ke marketplace, tentunya tidak punya tujuan lain kecuali ingin membeli atau ingin menjual.

Marketplace yang bisa kita manfaatkan:
– Facebook Marketplace (untuk penjualan lokal)
– FJB kaskus
– Shopee, Tokopedia dll sebagai batu loncatan.

Setelah terjadi pembelian via marketplace, ajaklah pembeli tersebut menjadi pelanggan tetap di toko onlinemu.
Misalnya dengan cara, memberikan diskon khusus untuk order berikutnya, tapi bukan pada marketplace tapi di toko onlinemu sendiri.


Prioritaskan Yang Gratis dulu

Iklan berbayar memang cepat untuk mendapatkan trafik, namun sifatnya temporer. Jika iklan terhenti, kemungkinan trafik terhenti juga.
Dengan mengoptimalkan sumber trafik gratis, ada beberapa manfaat yang kita peroleh, seperti:

Sebagai Sumber Informasi

Dengan adanya blog dan video YouTube kita bisa memanfaatkannya sebagai penarik calon pelanggan yang punya ketertarikan terhadap produk, memberi edukasi, menjawab pre-sales question tanpa harus menggunakan Customer Service.
Dengan ini, calon pembeli akan semakin mengenal kita; mengenali keberadaanya, mendalami fungsi produknya, juga menaruh kepercayaan terhadap toko kita.

Sebagai Pembuka Untuk Iklan Berbayar

Jualan ke orang yang sudah kenal tentu lebih mudah daripada menawarkan produk ke orang yang tidak kenal.
Kenal dalam konteks ini yaitu mengenal produknya, kenal manfaatnya, atau kenal merek produknya.
Jika kita sudah terkenal, akan lebih mudah mempromosikannya dengan iklan berbayar.

Untuk Menjaga Pelanggan

Dengan adanya media sosial kita yang berisi konten menarik, akan membuat follower kita selalu ingat. Mempertegas eksistensi atau keberadaan toko online kita bagi para pelanggan.

Untuk Trafik Jangka Panjang

Jika iklan berbayar akan hilang juga budget habis, bagaimana dengan konten kita yang ada di YouTube? Bukankah akan tetap ada jika kita belum menghapusnya?

Theme Toko Online WooCommerce

KIOSTA adalah pengembang theme toko online dengan WordPress+WooCommerce.

Kami membuat theme berdasarkan ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan saat berjualan online dengan WordPress dan WooCommerce.
Tips, tutorial dan panduan lainnya juga kami sajikan agar semuanya bisa belajar mengelola toko online.