Strategi SEO untuk Toko Online WooCommerce

SEO untuk Toko Online dan SEO untuk Blog/Berita pasti ada perbedaan, terutama tujuan dan strateginya.
Sebelum kita membahas teknis, ada baiknya kita membahas perilaku dan mengapa ada perbedaan strategi SEO antara toko online, silahkan lihat tabel berikut:

Blog/Situs BeritaToko Online
PendapatanIklan (PPC)Penjualan Langsung
JalanTrafik sebanyak mungkinTrafik Tertarget
KeywordBanyak, sesuai trendSpesifik (Buying Keyword)

Toko online tak harus punya banyak trafik, kalaupun banyak juga harus tertarget. Yaitu orang yang punya minat beli terhadap produk yang kita jual.
Bagaimana mencari trafik tertaget, mari kita pelajari dulu apa itu Buying keyword:

Buying Keyword
Apakah yang kamu tulis di Google ketika ingin membeli produk secara online?
Tentunya berbeda dengan saat kita mencari produk tapi tak ingin membelinya.

Biasanya orang akan menulis dengan pola seperti ini jika ingin membeli produk:
– Jual {namaproduk}
– Harga {namaproduk}
– Jual {namaproduk} murah
– Jual {namaproduk} online
– Jual {namaproduk} {spesifikasi}

Contoh:
– Jual Kopi
– Jual Procie Intel G4560
– Harga Asus ROG
– Jual iphone murah
– Beli Jersey Manchester United Original

Ada banyak sekali variasi buying keyword, hal itu bisa jadi berbeda di setiap produk. Dan pemilik toko tentunya lebih tau spesifikasi produk yang dijualnya.
Intinya buying keyword adalah keyword (kata kunci) yang digunakan orang ketika buying (membeli).

Mengapa Harus Fokus ke Buying Keyword?

SEO on page adalah pondasi sebelum dilakukan SEO off page, sebaiknya fokus ke onpage sebelum offpage. Sederhananya; perbaiki toko sebelum promosi.
Jika kita tidak fokus ke buying keyword, bisa jadi toko online kita mendapat banyak pengunjung, namun konversinya sangat rendah. Atau bisa jadi keywordnya susah sekali menang di SERP karena kata kuncinya terlalu banyak persaingan.

Sebagai contoh kita ambil keyword “TEH”
Jika kita menulis “TEH” di Google, maka yang menang pertama adalah WikiPedia.
Jika kita fokus ke keyword “TEH” sudah pasti susah bersaing, kalaupun menang, pengunjungnya tidak ada minat membeli TEH.
Berbeda jika kita tulis “JUAL TEH”, maka hasil pencarian bukan lagi WikiPedia dkk, tapi penjual TEH yang sebenarnya, kalau bisa menang di keyword ini pastinya mendapat pengunjung yang punya niat untuk beli.

Itu hanya contoh, penerapannya sesuai produk yang anda jual.

Buying Keyword Indonesia diantaranya: Jual, Beli, Murah, Harga, Online

Penerapan SEO untuk toko online

Pada WooCommerce (tanpa SEO) meta tagnya seperti ini:
Title: Nama Produk – Namaweb
Deskripsi: tidak ada

Kalau seperti ini bagaimana bisa bersaing, percuma dikasih backlink dll kalau titlenya nama produk doang tanpa buying keyword.

Solusinya bisa install plugin YOAST seo atau All in One SEO pack untuk mempercepat proses, so optimasi SEO on page tidak perlu dilakukan secara manual.

Tambahkan buying keyword di pengaturan meta-tag produk, contoh seperi ini.

Sesuai judul artikel ini, kita membahas strategi SEO, seperti halnya bermain bola, strategi harus diatur sebelum bertanding. Strategi SEO seperti ini juga baiknya di awal anda membangun toko online, saat menambahkan produk, anda tak perlu setting SEO lagi karena strategi sudah di set di awal.

Amri MF

Praktisi internet marketing, dari tahun 2009 sampai sekarang, awalnya terjun di dunia Blogging dengan AdSense sebagai sarana mencari uang online, namun sejak 2015 lebih fokus berjualan online dengan WooCommerce
Avatar for Amri MF