Inbound Marketing: Strategi Pemasaran Terbaik Untuk Toko Online

Inbound Marketing adalah strategi pemasaran yang kini banyak digunakan oleh brand besar, namun sepertinya masih jarang dipakai oleh toko online sekala kecil. Padahal untuk menggunakan metode ini justru hampir tidak memerlukan biaya, namun untuk menjalankannya dibutuhkan skill SEO dan pembuatan konten.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita berkenalan dengan Inbound Marketing.

Marketing

Apa Itu Inbound Marketing

Inbound Marketing adalah strategi marketing yang berbalik arah 180° dengan marketing tradisional(outbound marketing).

Pada Inbound marketing, pembeli yang menemukan produk, sedangkan pada outbound marketing penjual menawarkan produk kepada calon pembeli.

Inbound Marketing adalah metodologi bisnis yang menarik pelanggan dengan membuat konten dan pengalaman berharga yang disesuaikan untuk mereka. Sementara Outbound Marketing mengganggu audiens anda dengan konten yang tidak selalu mereka inginkan, Inbound Marketing membentuk koneksi yang mereka cari dan memecahkan masalah yang sudah mereka miliki..[1]
Inbound marketing adalah metode pemasaran yang bertujuan untuk membantu calon konsumen menemukan bisnis anda.[2]

Perbedaan Inbound Marketing dan Outbound Marketing

Lihat tabel perbandingan berikut.

PerbedaanInbound MarketingOutbound Marketing
Arah MarketingPembeli menemukan solusi masalahnya sendiriPenjual menawarkan produk kepada pembeli
GoalTerjadi pembelian terus menerusTerjadi penjualan (sales)
Metode PemasaranFlywheel marketingSales Funneling

Contoh Outbound Marketing vs Inbound Marketing

Untuk lebih mudah memahami, kita bisa gunakan contoh real di lapangan tentang kedua metode ini.

Contoh Outbound Marketing:
– Penjual tahu bulat menawarkan tahu dengan meyakinkan calon pembeli bahwa tahunya masih hangat, digoreng dadakan
– “Silahkan bu, rambutannya manis-manis, 20 ribu saja”, kata penjual di pasar.
– Nasi Goreng Bang Jarwo, dijamin enak dan lezat.

Contoh Outbound Marketing:
– Goyang Shopee, Tanam Shopee dll. Shopee tidak mengiklankan apa keunggulan Shopee, tapi bagaimana agar banyak orang menggunakan aplikasinya walaupun tidak langsung beli.
– Konten viral marketing dari Gojek atau Grab, contoh: Abang gojek mirip Shahrukh Khan, kisah driver grab yang menyentuh. Kisahnya kemungkinan besar benar, tapi dibumbui dengan teknik menulis yang baik agar bisa viral.
– Artikel seputar produk yang ada di internet, banyak diantaranya yang merupakan campaign inbound marketing, artikel ini tidak nampak seperti iklan.

Outbound marketing menempatkan pembeli sebagai target akhir, sedangkan Inbound Marketing menempatkan pembeli sebagai bagian dari bagian roda perputaran pemasaran, tanpa merasa terbebani apapun.

Perbedaan Teknik Ountbound dan Inbound Marketing

Outbound Umumnya menggunakan Sales Funnel
Sales Funnel

Dengan cara ini, pemasar menggunakan cara yang semakin mengerucut, dimana tujuan akhir adala closing (terjadi pembelian).

Outbound Umumnya menggunakan Flywheel
flywheel

Penjualan bukanlah tujuan akhir dari outbound marketing, baik pelanggan, prospek maupun pemasar berada di roda yang sama dan memutarkan roda.

Alasan Mengapa Harus Menggunakan Inbound Marketing

– Murah
– Pembeli tak suka iklan
– Pembeli tidak peduli dengan anda
– Pembeli hanya peduli dengan masalahnya

Reserved for update
Artikel ini belum selesai, langkah praktisnya akan kami jelaskan di sini

Referensi

1. What Is Inbound Marketing?
2. Apa itu Inbound Marketing?