E-Commerce Marketing: Ilmu Pemasaran Untuk Toko Online

Menjual produk menggunakan toko online tak cukup sekedar membuat toko dan upload produk, tapi juga dibutuhkan ilmu pemasaran dan aplikasinya untuk menunjang penjualan.

Marketing

Apa Itu Marketing

Marketing adalah istilah dari bahasa Inggris yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti Pemasaran.
Yaitu usaha untuk memasarkan produk atau memberitahukan eksistensi suatu produk dengan cara tertentu.
Kalau di dunia offline banyak yang salah kaprah tentang istilah marketing, umumnya tenaga sales lapangan pun disebut marketing, padahal faktanya tugas pemasar dan penjual adalah benar-benar berbeda. Jika keduanya digabungkan, maka usaha marketing ini menjadi tidak efisien.

Perbedaan Marketing dan Selling/Sales

Marketing tujuannya adalah market share, sedangkan selling tujuannya adalah sales/penjualan.
Marketing targetnya adalah menguasai pasar, sedangkan selling tujuannya adalah jumlah penjualan/omset.
Marketing tidak menawarkan produk seperti pedagang asongan, tapi kita bisa mengenal setiap produk yang dijual oleh pedagang asongan karena peran marketing.

Apa itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah pemasaran yang menggunakan media digital, baik melalui website, email, sosial media, instant messenger dll.

E-Commerce Marketing

Karena kami adalah praktisi toko online dan yang kita pasarkan adalah e-commerce, maka yang akan kita bahas di sini adalah digital marketing khusus e-commerce yang disebut juga E-commerce marketing. Karena toko kita online, maka cara yang paling tepat untuk memasarkannya adalah dengan menggunakan media online juga, atau yang kita sebut kali ini sebagai media digital.

Penerapan marketing untuk online shop ini membutuhkan strategi, channel dan taktik, ketiga elemen ini bisa dikombinasikan untuk memasarkan toko online kita.

Strategi Marketing

Ada 5 strategi marketing yang bisa kita pakai untuk memasarkan toko online yaitu:
Marketing Strategy

Direct Marketing Campaign
Kampanye Pemasaran langsung, memasarkan secara langsung pada orang yang spesifik berdasarkan demografi atau minat.
Contoh: FB Ads yang ditarget berdasarkan minat

Advertising Campaign
Membayar kepada media sebagai sponsor dengan tujuan lebih dikenal oleh orang banyak
Contoh: Sponsored Content, Content Placement

Publicity Campaign
Mendapatkan banyak eksposure melalui earned atau owned media.
Contoh: Menulis Blog, Menulis Artikel di tempat lain

Personal Selling
Menawarkan langsung secara personal kepada prospek.
Contoh: Follow up calon customer oleh salesperson

Sales Promotion Campaigns
Menggunakan Diskon, Flash Sale, Kupon dll untuk mempercepat penjualan
Contoh: Posting kupon ke situs kupon dll

Marketing Channel

Disebut juga dengan istilah saluran pemasaran, karena yang kita pasarkan toko online, maka saluran pemasaran yang bisa kita gunakan juga menggunakan media online seperti:

– Search Engine
– Social Media
– Email
– Website

Marketing Tactic

Setelah menentukan strategi dan channel, tinggal menentukan taktik. Taktik ini berbeda dengan strategi, jika strategi berhubungan dengan visi jangka panjang, sedangkan taktik untuk menentukan kesuksesan yang bisa langsung diraih, taktik marketing online yang sering dipakai adalah:

– Posting Blog
– Iklan Berbayar (FB Ads, Google Ads)
– Kontes/Giveaway
– Advertorial
– Testimonial
Search Engine Optimization
Conversion Rate Optimization
Posting Sosial Media


Kita bisa meraih kesuksesan jangka panjang dengan strategi, dan untuk meraihnya kita bisa menggunakan taktik yang sesuai dengan channel.