Panduan Content Marketing: Membuat Help Center

Pada panduan content marketing kali ini kita akan membahas tentang Help Center, Helpdesk, Knowledge Base, atau Pusat Bantuan. Ini adalah salah satu strategi inbound marketing dan content marketing, dan untuk menerapkannya membutuhkan ilmu menulis dan SEO.

On boarding

Ada banyak istilah untuk menyebut pusat bantuan ini, tapi penggunaanya hampir sama.

Contoh Help Center atau Knowledge Base

Untuk lebih mudah memahami topik ini, kita berikan contoh langsung Help Center yang dipakai oleh toko online. Berikut contohnya:

– BukaBantuan – Bukalapak
– Lazada ID Helpcenter
– Seller Center Lazada
– Shopee Seller Centre
– Help Shopee
– Gimori Help Center
– Panduan Kiosta

Keuntungan Membuat Help Center

Ada keuntungan jika anda membuat pusat bantuan ini, selain menguntungkan calon pembeli, ini akan lebih menguntungkan pemilik toko online.

Keuntungan membuat Knowledge Base antara lain.

Mengedukasi Calon Pelanggan

Tulisan ini adalah bagian dari Help Center, yang kami kemas menjadi Panduan, dengan menggunakan Help Center sebagai sarana edukasi pelanggan, kami bisa menjawab beberapa Pertanyaan Pra Pembelian (Pre-sales Question), menggunakan artikel panduan ini.

Contoh: Cara Beli Theme di Kiosta

Ini adalah panduan untuk calon pelanggan kami yang ingin membeli Theme tapi belum tahu caranya.

Meyakinkan Calon Pelanggan yang Ragu

Calon pembeli anda bisa jadi menyimpan keraguan sebelum berbelanja ke toko anda, terlebih jika toko masih baru, dan tentu saja belum dikenal luas.

Kemungkinan calon pembeli akan menulis seperti ini di Google.
– Apakah %namatoko% terpercaya
– %namatoko% terpercaya
– %namatoko% penipu
– penipuan %namatoko%
– Pengalaman belanjad di %namatoko%
– Review %namatoko%

Anda bisa menggunakan Help Center untuk menjawab pertanyaan calon pelanggan yang ragu seperti ini.
Caranya buat artikel panduan untuk menjawab pertanyaan tersebut, dengan memberikan alasan yang logis mengapa pembeli harus yakin kepada toko online anda.

Menjawab Pertanyaan Berulang

Help Center juga kadang berfungsi untuk memperjelas FAQ (Frequently Asked Question), dengan penjelasan yang lebih detail daripada membuat FAQ dalam satu halaman.

Sebagai Customer Support Saat Offline

Calon pengunjung bisa saja datang di malam hari atau pada saat pemilik toko tidur. Saat pemilik toko tidur, help center ini tetap buka 24 jam, calon pembeli bisa mempelajarinya kapan pun.

Memecahkan Masalah Pelanggan

Help center bisa kita isi panduan troubleshooting, panduan memperbaiki error yang mungkin terjadi.
Jika pembeli mengalami kendala, bisa mencari tahu sendiri dan memecahkan masalhnya sendiri.

Menjaring Calon Pelanggan Baru

Dengan adanya konten Help Center yang SEO Friendly, ada kemungkinan mendapat trafik dari Google yang tertarget.

Misalnya jika kita menjual “Alat Elektronik”. Kita bisa membuat panduan untuk alat elektronik yang kita jual.

Sebagai Referensi untuk Customer Service

Dengan adanya Help Center, memberi arahan kepada customer service lebih mudah. Customer service cukup mengambil jawaban dari Help Center jika ada calon pembeli yang bertanya.

Cara Membuat Help Center

Ada banyak cara untuk membuat Help Center, dari mulai yang gratis sampai yang berbayar, berikut tabelnya.

NamaTipeHarga
ZendeskSAASMulai $89 / bulan
KnowAllWordPress ThemeMulai $149 / bulan
Document360SAASMulai $49 / bulan
LiveAgentSAASVersi gratis tersedia
BasePressWordPress PluginGratis
WP Knowledge BaseWordPress ThemeGratis

Masih banyak yang lainnya, tapi sepertinya beberapa di atas cukup untuk membuat Help Center. Dan juga kita cukup memilih satu yang cocok untuk toko online kita.

Membuat Helpcenter dengan plugin BasePress

Basepress

Kami sendiri menggunakan plugin BasePress untuk membuat Knowledge Base, dan artikel ini adalah salah satu panduan yang ada di Knowledge Base kami.

Cara ini sangat cocok jika anda menggunakan WooCommerce, karena bisa membuat Pusat Bantuan dan toko online di satu WordPress yang sama. Jadi dalam artikel panduan kita bisa menyisipkan produk. Contoh real, kami menyisipkan produk dalam artikel seperti pada panduan ini: Panduan CRO: Memaksimalkan CTA Toko Online

Berikut penampakan halaman utama, knowledge base atau helpcenter kami yang bisa diakses di menu Panduan

Panduan Kiosta

Cara membuat knowledge base menggunakan plugin ini ini sangat mudah. Ini berupa WordPress plugin, cara installnya.

1. Buka Dashboard (/wp-admin/)
2. Buka Menu Plugin > Add New
3. Cari kata “BasePress” lalu aktifkan
4. Lalu mulailah posting panduan dan atur tampilannya.

Untuk mengisi konten, silahkan lihat HelpCenter lain, atau mengambil inspirasi dari sini juga silahkan. Amati, tiru, modifikasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan toko kita.