Panduan Content Marketing Toko Online

Dengan menggunakan content marketing, kita bisa memasarkan toko online tanpa terbatas ruang dan waktu, cocok untuk hasil jangka panjang, dengan biaya yang sangat minim, bahkan tanpa biaya.

Teknik pemasaran ini tidak cocok untuk anda yang ingin hasil cepat, tapi jika anda ingin mendapatkan potensi calon pembeli yang terus datang berulang dalam waktu yang lama, maka anda harus belajar dan menerapkan content marketing ini.

Blog

Apa Itu Content Marketing

Content marketing atau pemasaran konten adalah pembuatan konten dalam berbagai format berbeda seperti artikel tertulis, video tutorial, infografis, dan berbagi konten tersebut kepada audiens yang ditargetkan dengan tujuan menghasilkan lebih banyak prospek, membangun merek anda, dan mengarahkan lebih banyak pelanggan ke situs web anda.[1]

Keuntungan Menggunakan Content Marketing

Dengan pemasaran konten yang tepat, kita bisa mendapatkan calon pembeli yang tertarget secara terus-menerus tanpa biaya terus-menerus seperti halnya beriklan berbayar.

Contoh: Jika kita membuat konten YouTube yang berhubungan dengan toko online kita, dan video tersebut bisa membuat calon pembeli mengenal toko kita, maka kita punya potensi mendapat calon pembeli terus-menerus selama bertahun-tahun dari hanya satu video saja.

Potensi akan jauh lebih baik jika kita membuat konten yang banyak, terdistribusi dengan baik dan tentunya menerapkan ilmu pemasaran konten agar konten tersebut berhasil mendatangkan penjualan.

Kami sendiri (Kiosta Commerce), juga menggunakan strategi content marketing untuk memasarkan Theme Toko Online kami. Yaitu dengan cara membuat konten seperti: Tutorial WooCommerce, Tutorial PrestaShop dll.


3 Media Pemasaran Konten

Ada beberapa taktik pemasaran konten yang umum digunakan, tapi umumnya dikelompokkan menjadi 3 media yaitu:

Owned Media

Owned Media berarti media yang dimiliki. Dengan menggunakan media ini, pendistribusian konten tidak membutuhkan biaya, apa saja yang bisa kita lakukan dengan owned Media:

Menulis Blog
Dengan membuka toko online dengan website sendiri, kita bisa juga membuat blog di website kita juga, contoh web utama www.kiosta.com bisa membuat blog di www.kiosta.com/blog/ atau juga berada di subdomain.
Blog ini bisa kita gunakan untuk mempromosikan produk dengan kata kunci atau keyword yang berbeda dengan keyword utama produk.

Menulis Panduan
Umumnya toko online profesional akan membuat Helpdesk, Knowledge Base, atau Helpcenter. Ini bisa kita gunakan untuk mengedukasi calon pelanggan, sekaligus mendatangkan pengunjung dari Search Engine seperti Google, terlebih jika kita juga menerapkan ilmu SEO.

Pelajari Juga: SEO Untuk Toko Online

Facebook Fan Page
Kita bisa mendistribusikan konten di Facebook Fan Page, ini bisa untuk menjaga loyalitas pelanggan. Misalnya untuk mempublikasikan ulang posting blog, panduan, atau membagikan informasi promo terbaru dari toko online anda.

YouTube
Kita bisa membuat konten seputar toko online, atau seputar produk yang kita jual. Contoh penerapannya: Buat video review atau unboxing, selanjutnya beri link untuk membeli produk ini di deskripsi video.

Infografis, Presentasi dan konten lainnya
Kita juga bisa mendistribusikan konten dalam bentuk yang lain seperti Presentasi, PDF atau yang lainnya.

Paid Media

Yaitu media distribusi pemasaran konten yang berbayar, contoh konten berbayar antara lain:

– Advertorial
– Blog Post
– Sponsored Content
– Endorsement

Dan masih ada beberapa lagi yang lainnya.

Earned Media

Adalah media pemasaran konten yang tidak kita miliki, tidak bisa dibayar pula seperti halnya Paid Media.

Contohnya jika toko online kita diliput oleh situs berita, atau ketika panduan atau blog di toko kita menjadi rujukan oleh website lain.
Contoh lainnya, rekomendasi dari orang lain di social media.

Tidak ada cara spesifik untuk mendapatkannya, namun jika toko kita reputasinya bagus, produknya bagus, ada artikel panduan yang benar-benar membantu, maka ada kemungkinan orang lain akan mempromosikan toko online kita ke orang lain, itulah yang disebut earned media.

Inilah daftar earned content.
– Review
– Share
– Mention

Panduan Praktis Pemasaran Konten

Setelah memahami penjelasan di atas, kita bisa memulai langkah praktis untuk melakukan pemasaran menggunakan konten ini, langkah real yang bisa kita lakukan yaitu:

Menulis Blog

Dengan membuat blog, kita bisa membuat konten ringan, seperti halnya podcast atau vlog namun ini berupa tulisan. Marketplace besar juga rata-rata memiliki blog.

Membuat Help Center

Help Center disebut juga dengan Knowledge Base, Pusat Bantuan atau juga disebut dalam istilah lain. Dengan membuat ini, kita bisa mengedukasi calon pelanggan dan juga menjadi customer service saat toko sedang offline.

Posting di Forum

Meski mulai banyak ditinggalkan penggunanya, tapi posting di forum masih efektif, selain potensi pembeli dari member forum, juga bisa mendapat calon pembeli jika dari pengguna serach engine yang menemukan thread kita di forum tersebut.

Posting Artikel Berbayar

Pemasaran dengan Paid Media (Media Berbayar), umumnya di Indonesia dikenal dengan nama ini:
– Blog post
– Advertorial
– Paid Review
– Content Placement

[reserved for update]
Panduan ini kurang lengkap dan harus diupdate, sengaja kami post lebih awal sebelum artikel selesai agar pengurutan artikel ini jelas.
Tutorial dan panduan ini akan terus kami usahakan update mengikuti permintaan pengunjung kami yang kami rekam dengan fitur pencarian.

Referensi

1. The Content Strategy to Triple Ecommerce Traffic (And Exactly How to Do It)