Panduan Blog Marketing: Pemasaran Toko Online via Blog

Panduan Digital Marketing khusus Toko Online kali ini yaitu tentang Blog Marketing, yaitu strategi pemasaran toko online menggunakan Blog.

Blog bisa kita gunakan untuk menerapkan strategi Content Marketing, fungsinya hampir sama seperti Help Center, bedanya blog ini kontennya bisa lebih bebas dan santai.

WordPress

Jika belum kenal dengan blog, mari kita kenalan dulu dengan Blog, jika sudah kenal, silahkan skip bagian ini.

Apa itu Blog?

Blog (dari kata web log) adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian.[1]

Blog ini tulisan-tulisan ringan, kalau zaman sekarang seperti vlog (video log), cuma bedanya ini hanya berupa tulisan dan gambar.

Dengan blog inilah kita akan mempublikasikan konten, yang nantinya kita gunakan untuk sarana marketing.


Contoh Blog Toko Online

Untuk memudahkan, kita ambil contoh yang nyata, bukti bahwa pelaku e-commerce juga menggunakan Blog untuk mempublikasikan artikel untuk menjaring calon konsumen.

Inilah contoh Blog dari beberapa pelaku e-commerce.

Inspirasi Shopee

Ini adalah official Blog dari Shopee, yang bisa dibuka di sini; https://shopee.co.id/inspirasi-shopee/.

Ini bukti bahwa pemasaran tak harus tentang menawarkan produk secara langsung, kita bisa lihat di Blog Shopee, kontennya tak jauh beda dari Blog umumnya, beberapa diantaranya seperti konten berita.

Shopee Blog

TokoPedia Blog

Official Blog dari Marketplace Tokopedia ini bisa diakses di https://www.tokopedia.com/blog/, serta menggunakan CMS WordPress, jadi tak perlu biaya besar untuk membuat Blog, sekelas Tokopedia saja menggunakan WordPress untuk membangun blognya.

Inilah penampakan Blog resmi Tokopedia, kontennya sangat banyak, bisa menjadi inspirasi untuk membangun blog untuk toko online kita sendiri.

Tokopedia Blog

Blog Marketplace Lainnya

Situs Pasar Daring lainnya pun kebanyakan memiliki Blog, kami ambil contoh di atas untuk TokoPedia dan Shopee untuk memudahkan saja, tapi jika ingin belajar konten blog yang lebih banyak, berikut ini daftar Blog untuk marketplace lainnya:

Blog Bukalapak
Blog Blibli Friends
Blog Bhinneka

Blog Mizanstore

Sebagian besar marketplace menggunakan blog untuk memasarkan platformnya, tapi untuk toko online yang berdiri sendiri sangat jarang yang menggunakan Blog, tapi kita menemukan salah satunya yang menggunakan Blog yaitu Mizanstore.

Blog Mizanstore

Official blog dari toko buku online ini bisa kamu akses di sini https://blog.mizanstore.com. Dan tentu saja kontennya seputar buku, dan pembacanya adalah orang-orang yang tertarik dengan buku.

Keuntungan Marketing Menggunakan Blog

Ada beberapa keuntungan jika kita memiliki blog, diantaranya:

Memiliki Kolam Sendiri

Memiliki blog itu seperti memiliki ruang untuk menulis berita sendiri, jika seorang marketer adalah seorang pemancing ikan, tentu dia akan mencari tempat yang banyak ikannya. Contohnya di sungai, danau atau kolam pemancingan. Tentu akan lebih mudah jika kita memiliki kolam ikan sendiri serta memeliharanya, jika kita punya kolam sendiri, tentu proses memancing lebih mudah.

Ada beberapa orang yang menggambarkan ini seperti kolam, karena memang ini yang paling mendekati, belum ada istilah yang cocok untuk menggambarkan ini.

Menghemat Biaya Iklan

Jika blog kita adalah kolam, maka situs berita dan web lain seperti kolam pemancingan berbayar.

Iya, memang harus membayar untuk kita bisa memasang kail di sana.

Wujud realnya, untuk bisa memasarkan produk di web lain kita harus mengeluarkan biaya, umumnya seperti:

– Advertorial
– Sponsored Post
– Iklan PPC (Google Ads)
– Paid Review

Tapi dengan adanya Blog, kita bisa membuat posting layaknya advertorial dan sponsored post tanpa biaya.

Paid Review pun tak perlu bayar, karena membuat review di blog sendiri pastilah gratis.

Untuk iklan PPC, kita juga tidak perlu memasang banner di web lain, karena pasang banner di web sendiri pun bisa.

Mendapat Pengunjung Organik

Dengan menggunakan blog kita berkesempatan untuk mendapatkan calon pengunjung yang sesuai dengan minat.

Kita ambil contoh dari Blog MizanStore. Mereka membuat ulasan buku, rekomendasi buku, serta tips yang sering dicari oleh peminat buku.

Jika peminat buku mencari hal yang berkaitan buku, Blog dari Mizanstore inilah yang menangkap dan mengedukasi calon pembeli, selanjutnya bisa jadi pelanggan yang baik.

Ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya yaitu kolam, di kolam inilah calon pembeli dipelihara layaknya ikan di kolam.

Berikut contoh posting blog yang berupa rekomendasi, ini bisa sekaligus memasarkan banyak produk.

Blog Mizan Review

Pengunjung organik yang kami maksud adalah pengunjung yang datang secara alami dan natural tanpa kita mengeluarkan biaya iklan sepeser pun.

Cara kerjanya, pengunjung mencari informasi seputar produk melalui Google.

Kemudian pengunjung tersebut membuka artikel blog dari hasil pencarian tadi, dan kemudian mendapat rekomendasi produk dari artikel blog tersebut.

Mengejar Long Tail Keyword SEO

Pada Pembahasan Panduan SEO untuk Halaman Produk Toko Online kita harus mengejar buying keyword.

Contoh:
Jika kita menjual buku politik maka keyword yang dikejar “jual buku politik”.

Namun faktanya ada banyak keyword yang bisa dikejar yang bernama “Long Tail Keyword”.

Keyword ini relatif lebih panjang, serta persaingannya relatif lebih longgar.

Contoh long tail keyword dari buku politik yaitu:

– buku politik islam
– buku politik terbaik
– buku politik best seller

Masing-masing produk berbeda, dan untuk menemukannya silahkan lakukan Riset Keyword.

Dari daftar keyword ini kita bisa membuat artikel blog untuk menawarkan produk, contoh judulnya:

– 7 buku politik islam terbaik
– Rekomendasi Buku Politik Islam
– 5 Buku Politik Best Seller yang Wajib Dimiliki

Judul seperti ini tidak cocok jika digunakan untuk membuat posting produk, akan lebih tepat jika dibuat artikel blog atau review via YouTube.

Menghemat Biaya SEM

Ini solusi lanjutan dari poin sebelumnya, SEM yang kami maksud adalah Search Engine Marketing, dalam praktisnya adalah pasang iklan berbayar di Google via Google Ads.

Fasktanya beriklan via Google Ads akan semakin mahal jika banyak persaingan.

Tapi jika kita posting artikel dengan long tail keyword seperti yang dibahas pada poin sebelumnya, maka persaingannya relatif lebih sedikit atau lebih longgar.

Cara Membuat Blog

Ada beberapa cara untuk membuat blog, tapi yang paling sering adalah menggunakan Blogger/blogspot dan satunya lagi menggunakan WordPress.

Kebanyakan blog yang digunakan menggunakan WordPress, termasuk Tokopedia juga menggunakan WordPress untuk membangun blognya.

Untuk menginstall WordPress anda bisa mengikuti panduan yang sudah kami tulis di panduan yang lain yaitu: Cara Install WordPress via cPanel untuk Pemula

Konten Blog Toko Online

Blog untuk mendukung jualan online ini tentunya tidak seperti blog pribadi, kontennya pun bukan masalah pribadi tapi mewakili toko online. Untuk konten blog yang bisa kita tulis diantaranya:

– Review Produk
– Rekomendasi
– Update atau berita seputar toko
– Informasi Promo dan Diskon

Untuk cara menulis dan bahasa penulisannya, kita bisa amati dan tiru dari blog yang kami sebutkan di atas pada poin sebelumnya.

Jika anda tidak biasa menulis atau skill menulisnya merasa kurang, anda bisa hire freelancer untuk mengerjakan blog ini.

Skill Pendukung Blog

Jika anda membangun blog guna menunjang penjualan toko online, maka anda harus mempelajari skill atau hire orang yang mempunyai skill pendukung seperti ini:

Skill Menulis

Ini yang paling utama, umumnya blog adalah tulisan yang cukup panjang, seperti artikel panduan ini saja terdiri dari 1000+ kata yang menyusunnya.

Tak sekedar panjang, tapi juga harus bisa menyampaikan pesan dengan tata bahasa yang baik sesuai target market yang digambarkan dengan Buyer Persona.

Search Engine Optimization

Selain penulisan yang baik, juga harus diusahakan bagaimana caranya agar bisa memenangkan persaingan di Google.

Inilah mengapa kita harus belajar SEO atau Search Engine Optimization.

Referensi

1. Blog – WikiPedia