Keuntungan Bikin Toko Online Sendiri dengan WooCommerce

Seperti yang kita ketahui, WooCommerce bukanlah platform toko online yang berdiri sendiri seperti Magento, Opencart atau PrestaShop. WooCommerce adalah plugin yang tidak bisa berjalan tanpa CMS WordPress, yang tentu saja WordPress dibuat untuk tujuan lain terutama blogging.

Menggunakan WooCommerce juga tidak gratis, tidak seperti berjualan di FJB atau marketplace. Tetapi tentu saja punya kelebihan, seperti naik mobil sendiri vs naik angkutan umum, tentu dengan harga berbeda, serta pengalaman yang berbeda pula.

Tentu saja banyak keuntungan jika kita memiliki akses penuh, seperti kita punya mobil sendiri. Inilah keuntungan jika kita membangun toko online sendiri dengan WooCommerce.

Gratis

Lisensi WooCommerce dan WordPress adalah gratis, hanya butuh domain dan hosting saja untuk memulai.

User Friendly

Jika kamu terbiasa dengan WordPress, tentu saja langsung bisa mengelola WooCommerce, tidak perlu belajar lagi.

Customisable

Tampilan WooCommerce bisa disesuaikan sesuai kebutuhan, ada ribuan theme WordPress yang bisa kamu pakai. Setidaknya ada 31.000+ Theme, sesuai statistik di Scepter, termasuk KIOSTA juga menyediakan beberapa theme yang bisa dilihat di sini

Extensible – Banyak sekali fitur

Di dalam WooCommerce sendiri sudah banyak sekali fitur yang cukup untuk sebuah toko online. Karena WooCommerce adalah bagian dari WordPress, maka fitur dan plugin yang ada di WordPress juga bisa diterapkan untuk menunjang fitur toko online berbasis WooCommerce. Sama seperti theme, WordPress plugin juga banyak sekali jumlahnya.

Trafik Organik Gratis: Mengurangi resiko boncos

Boncos atau rugi saat beriklan sering terjadi jika berjualan menggunakan iklan berbayar seperti FB Ads. Tapi jika kita memiliki trafik organik (trafik dari pencarian Google) yang tentu saja tanpa biaya, berapapun hasilnya tidak bisa disebut boncos karena tidak ada biaya iklan yang dikeluarkan.
Tentu saja agar mendapat trafik gratis via Google search, kita harus berupaya mengambil posisi di pencarian Google. Caranya silahkan lihat Strategi SEO untuk Toko Online WooCommerce

Tersedia 24 Jam

Dengan sistem yang selalu ready, kita bisa buka toko selama 24 jam non-stop. Berbeda dengan jualan manual via WA, saat orang tidur, tokonya tutup.

Akses dan Kontrol Sepenuhnya

Dengan WooCommerce kita bisa membangun toko online sendiri, dengan domain sendiri, tentu saja hanya kita sendiri yang berjualan. Tentu berbeda dengan marketplace, ada banyak sekali penjual yang mengharuskan kita bersaing dengan banyak sekali kompetitor. Belum lagi masalah pembayaran dan penyelesaian sengketa yang kadang tidak memihak kepada penjual.

Persaingan Sehat

Seperti yang kami tulis di poin sebelumnya, di marketplace umum banyak sekali penjual. Karena banyaknya penjual yang produknya sama, banyak sekali kemungkinan persaingan tidak sehat misalnya; perang harga, menjatuhkan toko kompetitor dll. Ibarat di sebuah gang ada puluhan pedagang yang sama, tentunya menimbulkan persaingan yang bisa jadi kurang sehat.
Tapi jika toko kita berdiri sendiri, maka tidak ada persaingan di toko kita. Kalaupun ada juga dengan kompetitor yang jauh, yang tidak berada di satu atap.

Potensi Repeat Order

Dengan toko yang berdiri sendiri bukan di sosmed atau marketplace, maka pembeli yang pernah membeli produknya di toko kita, kemungkinan besar akan kembali membeli ke toko kita.
Berbeda jika pembeli yang pernah membeli ke pasar, dia akan kembali membeli di pasar, tapi di penjual yang berbeda.

Masih banyak sekali potensi yang bisa kita gali dari toko online berbasis WooCommerce, namun setidaknya poin-poin di atas pun cukup menggambarkan mengapa kita harus memulai toko sendiri dengan WooCommerce.