Category: Tutorial

Menjual Produk Dengan Berbagai Pilihan di WooCommerce

   |   By  |  0 Comments

Tutorial kali ini akan membahas Variable Product atau dalam Bahasa Indonesia disebut Produk Variasi. Penggunaannya untuk jenis produk yang punya banyak pilihan misalnya pakaian.

Satu model pakaian umumnya ada banyak pilihan, misalnya ukuran (S,M,L,XL) atau warna, atau bisa keduanya.
Nah, jika anda ingin menjual produk dengan banyak pilihan seperti ini, jangan upload produknya satu per satu tiap ukuran, tapi buatlah produk variable.

Contoh Variable Product

Contoh Variable Product

Cara Membuat Variable Product di Woocommerce

Buatlah produk seperti biasa, jika belum tahu caranya, silahkan baca panduan Cara Menambahkan Produk di WooCommerce.

Perbedaannya adalah saat di Product Data, pilih opsi Produk Variable / Variable Product, seperti pada gambar di bawah ini.

Di tutorial ini saya menggunakan WooCommerce Bahasa Indonesia, cara mengubah Bahasa dan file translatenya bisa dipelajari di sini

Setelah memilih opsi Produk Variable, pilih tab Atribut atau Attributes

Tambahkan Atribut, Contoh jika menambahkan warna

Tambah Ukuran

Bisa juga menambahkan Custom Attributes, jika opsi tidak tersedia

Setelah itu klik Save Attributes, pindah ke tab Variasi

Pembuatan Variasi Berhasil, selanjutnya isi harga, stok, atau bahkan gambar masing masing variasi produk

Selesai, contoh Variable Product yang kami buat saat membuat tutorial ini bisa kamu lihat di sini

Cara Menambah Produk di WooCommerce

  |   By  |  0 Comments

Menambah produk di WooCommerce sangatlah mudah, terutama jika kita sudah pernah posting blog WordPress pakai classic editor. Jika kamu bisa posting blog, pasti bisa posting produk baru di WooCommerce, namun jika kamu benar-benar baru memulai toko online dengan WooCommerce, ikuti tutorial ini.

Berikut Cara Posting Produk di Toko Online WooCommerce

1. Buka Dashboard
Buka www.namawebkamu.com/wp-admin/ lalu login

2. Cari Menu Product/Produk

3. Pilih Add New/ Tambahkan Baru

4. Isi informasi produk
Tambah Produk

5. Tambahkan Data Produk
Scroll ke bawah ke kolom Product Data, di sini kamu bisa menambahkan informasi detail produk, mulai dari harga, berat, stok dll

Data produk

Isi harga di sini

Data produk 2

Jangan lupa isi berat barnag untuk penghitungan ongkos kirim

6. Gambar produk bisa diupload di kolom sebelah kanan
7. Isi kategori dan tag untuk mempermudah pengelompokkan produk
8. Jika sudah terisi semua, klik Publish/Terbitkan
9. Selesai

Strategi SEO untuk Toko Online WooCommerce

   |   By  |  0 Comments

SEO untuk Toko Online dan SEO untuk Blog/Berita pasti ada perbedaan, terutama tujuan dan strateginya.
Sebelum kita membahas teknis, ada baiknya kita membahas perilaku dan mengapa ada perbedaan strategi SEO antara toko online, silahkan lihat tabel berikut:

Blog/Situs BeritaToko Online
PendapatanIklan (PPC)Penjualan Langsung
JalanTrafik sebanyak mungkinTrafik Tertarget
KeywordBanyak, sesuai trendSpesifik (Buying Keyword)

Toko online tak harus punya banyak trafik, kalaupun banyak juga harus tertarget. Yaitu orang yang punya minat beli terhadap produk yang kita jual.
Bagaimana mencari trafik tertaget, mari kita pelajari dulu apa itu Buying keyword:

Buying Keyword
Apakah yang kamu tulis di Google ketika ingin membeli produk secara online?
Tentunya berbeda dengan saat kita mencari produk tapi tak ingin membelinya.

Biasanya orang akan menulis dengan pola seperti ini jika ingin membeli produk:
– Jual {namaproduk}
– Harga {namaproduk}
– Jual {namaproduk} murah
– Jual {namaproduk} online
– Jual {namaproduk} {spesifikasi}

Contoh:
– Jual Kopi
– Jual Procie Intel G4560
– Harga Asus ROG
– Jual iphone murah
– Beli Jersey Manchester United Original

Ada banyak sekali variasi buying keyword, hal itu bisa jadi berbeda di setiap produk. Dan pemilik toko tentunya lebih tau spesifikasi produk yang dijualnya.
Intinya buying keyword adalah keyword (kata kunci) yang digunakan orang ketika buying (membeli).

Mengapa Harus Fokus ke Buying Keyword?

SEO on page adalah pondasi sebelum dilakukan SEO off page, sebaiknya fokus ke onpage sebelum offpage. Sederhananya; perbaiki toko sebelum promosi.
Jika kita tidak fokus ke buying keyword, bisa jadi toko online kita mendapat banyak pengunjung, namun konversinya sangat rendah. Atau bisa jadi keywordnya susah sekali menang di SERP karena kata kuncinya terlalu banyak persaingan.

Sebagai contoh kita ambil keyword “TEH”
Jika kita menulis “TEH” di Google, maka yang menang pertama adalah WikiPedia.
Jika kita fokus ke keyword “TEH” sudah pasti susah bersaing, kalaupun menang, pengunjungnya tidak ada minat membeli TEH.
Berbeda jika kita tulis “JUAL TEH”, maka hasil pencarian bukan lagi WikiPedia dkk, tapi penjual TEH yang sebenarnya, kalau bisa menang di keyword ini pastinya mendapat pengunjung yang punya niat untuk beli.

Itu hanya contoh, penerapannya sesuai produk yang anda jual.

Buying Keyword Indonesia diantaranya: Jual, Beli, Murah, Harga, Online

Penerapan SEO untuk toko online

Pada WooCommerce (tanpa SEO) meta tagnya seperti ini:
Title: Nama Produk – Namaweb
Deskripsi: tidak ada

Kalau seperti ini bagaimana bisa bersaing, percuma dikasih backlink dll kalau titlenya nama produk doang tanpa buying keyword.

Solusinya bisa install plugin YOAST seo atau All in One SEO pack untuk mempercepat proses, so optimasi SEO on page tidak perlu dilakukan secara manual.

Tambahkan buying keyword di pengaturan meta-tag produk, contoh seperi ini.

Sesuai judul artikel ini, kita membahas strategi SEO, seperti halnya bermain bola, strategi harus diatur sebelum bertanding. Strategi SEO seperti ini juga baiknya di awal anda membangun toko online, saat menambahkan produk, anda tak perlu setting SEO lagi karena strategi sudah di set di awal.

Cara Setting SMTP Email Untuk WooCommerce

   |   By  |  0 Comments

Sebagai praktisi WooCommerce kami sangat menyarankan penggunaan SMTP untuk pengiriman email, meskipun sudah ada mailer bawaan WordPress atau PHP tapi masih kurang kalau belum pakai SMTP.
Pengalaman kami sewaktu mengelola GIMORI.COM, email tanpa SMTP masuknya telat bisa lebih dari 6 jam (Gmail), masuk Spam Gmail pernah, bahkan pernah juga ditolak Yahoo, sama sekali tidak ada email masuk, bahkan dicari di folder spam pun tak ada.
Waktu itu sementara diatasi dengan mailer pihak ketiga (Sendgrid dan Postmark). Kedua layanan ini sangat bagus, namun pasti ada batasnya jika pakai versi gratisan.
Untuk itu sebelum email transaksimu masuk ke folder Spam, kena delay atau bahkan ditolak Yahoo! seperti yang kami alami, sebaiknya persiapkan SMTP email dari awal pembuatan Toko Online WooCommerce.
Seperti yang kami lakukan dalam membuat website KIOSTA ini, sudah memakai SMTP dari awal, silahkan ditest saat registrasi maupun order.

Cara Setting SMTP Mailer untuk WooCommerce

Buat Akun Email Sesuai Domain

Kami membuat noreply@kiosta.com untuk pengiriman email, itu terserah masing-masing.

Buka cPanel>Email>Email Account> Buatlah akun email.
Jika sudah punya, skip langkah ini

Jika sudah, klik tab Accoun, pilih menu Access Webmail di sebelah kanan

Scroll ke bawah dan lihat pengaturan server email, data inilah yang akan kita gunakan untuk otentikasi email di dalam WordPress

Install Plugin SMTP
Buka Dashboard WordPress>Plugin>Add-New lalu ketik SMTP

Ada banyak pilihan plugin SMTP, anda bisa memilih manapun yang anda suka, kami sendiri memilih plugin ini:

Aktifkan plugin dan hubungkan plugin SMTP dengan data email yang sudah dibuat sebelumnya.

Selesai

Cara Install WordPress via cPanel untuk Pemula

   |   By  |  0 Comments

Install WordPress sebenarnya sangat mudah, semudah membuat akun Facebook, bahkan lebih mudah karena tidak perlu verifikasi email.

Tidak perlu coding, setting database dll, karena ada software installer bernama Soiftaculous, umumnya sudah tersedia di cPanel shared hosting. Tapi jika belum pernah sama sekali mungkin terasa asing, padahal mudah sekali, begini langkah-langkahnya:

Login ke cPanel
Login ke cPanel dengan data yang diberikan oleh pihak hosting.

Halaman login cPanel

Jika sudah login, scroll ke bawah, cari Softaculous Apps Installer

Setelah itu tampilannya sama persis dengan halaman ini http://demo.softaculous.com/enduser/

Cari WordPress lalu klik tombol install, seperti pada gambar di bawah ini:

Selanjutnya pilih domain

Form In Directory sebaiknya dikosongkan jika ingin menginstal WP di domain utama.

Selesai, mudah sekali bukan….

Cara Install Theme WordPress Dari File .zip

   |   By  |  0 Comments

Jika theme gratis bisa diinstal langsung dari repository WordPress, maka theme premium berbeda, anda harus menginstal theme dari file .zip (namatheme.zip). Itu juga berlaku jika anda membeli theme toko online di KIOSTA.

Bila sudah ada file theme berupa zip, ikuti tutorial di bawah ini, jika belum punya silahkan membelinya di sini

Cara Install Theme WordPress Dari File .zip

Masuk Ke Dashboard>Appearance>Themes

Klik tombol Add-new di kiri atas

Upload Theme

Pilih File Theme yang ingin diupload

Selesai, tinggal diaktifkan seperti halnya install theme gratisan dari repo WordPress

Cara Mengubah WooCommerce Menjadi Bahasa Indonesia

   |   By  |  0 Comments

Sebagai pembuat theme WooCommerce, kami juga menggunakan WooCommerce sebagai sistem E-commerce untuk memproses transaksi penjualan Theme.
KIOSTA menggunakan WordPress dan WooCommerce Bahasa Indonesia seperti yang bisa anda lihat jika menggunakan website ini.
Jika anda ingin menggunakan Bahasa Indonesia juga, caranya sangat mudah, ikuti tutorial di bawah ini:

Download File Bahasa Indonesia untuk WooCommerce

Anda bisa menggunakan file Bahasa Indonesia yang sudah dicompile dari Kiosta, dan tidak perlu edit sendiri.

Download WooCommerce ID File

Upload ke web

Gunakan cPanel File Manager atau FTP, upload ke folder /wp-content/languages/plugins/

Ganti Bahasa via Dashboard WordPress

Langkah selanjutnya via Dashboard>Setting>General Setting

Ganti ke Bahasa Indonesia di kolom Site Language, seperti gambar di atas.
Selesai sudah, website anda kini berbahasa Indonesia.

Cara Setting Mata Uang Rupiah di Woocommerce

  |   By  |  0 Comments

Pada WooCommerce memang sudah ada pengaturan mata uang rupiah, tapi menurut kami itu masih belum sesuai karena format angkanya masih aneh, contoh: penulisan 12 ribu jadi Rp12,000.00 jika pakai setingan bawaan Woocommerce, aneh bukan?
Oleh karena itu, harus diseting lagi agar sesuai dengan format penulisan mata uang rupiah.
Caranya yaitu:
Buka General Setting di WooCommerce Admin
Buka Dasbor>WooCommerce >Pengaturan atau Dashboard>Woocommerce>Setting
atau /wp-admin/admin.php?page=wc-settings&tab=general

Scroll ke bawah > Currency Option
Ganti Currency optionnya menjadi seperti ini

Selesai

Dengan pengaturan seperti ini, angka 12 ribu jadi seperti ini Rp 12.000